Warning: date(): Invalid date.timezone value 'UTC+7', we selected the timezone 'UTC' for now. in /home/u371108581/domains/serantaumedia.id/public_html/old/src/dependencies.php on line 32

Warning: date(): Invalid date.timezone value 'UTC+7', we selected the timezone 'UTC' for now. in /home/u371108581/domains/serantaumedia.id/public_html/old/src/helpers/MonologWriter.php on line 108
Diduga Paslon Petahana Siak Tebar Base Jalan di Belakang Pasar Dayun, Politisi PDI-P Siak Sebut Tidak Hargai Nilai Demokrasi - Serantaumedia.id

Diduga Paslon Petahana Siak Tebar Base Jalan di Belakang Pasar Dayun, Politisi PDI-P Siak Sebut Tidak Hargai Nilai Demokrasi

4 months ago 170
ARTICLE AD BOX

SIAK, Serantaumedia - Masyarakat Kampung Karo, Belakang Pasar Dayun, Kampung Dayun, kabupaten Siak persepsi perbaikan jalan yang dilakukan waktu proses kampanye Pilkada Siak 2024. 

Warga menduga perbaikan jalan dilaksanakan oleh pihak petahana atau 03 dengan memanfaatkan orang-orangnya yang memiliki jabatan di PT Bumi Siak Pusako (BSP). 

“Kok tiba-tiba mereka turunkan alat berat untuk menghampar base jalan itu saat kampanye, selama ini kemana aja,” ujar Udin, warga Dayun, Rabu 6 November 2024.

Udin menelusuri kegiatan base yang dilakukan di kampung Karo disinyalir upaya paslon 03, Alfedri-Husni Merza untuk meraih simpati masyarakat. 

“Jalan sepanjang 600 meter dan dihampar base C sepanjang 100 meter, info yang kami dapat ini dari BSP melalui pimpinannya yang berinisial H,” katanya.

Inisial H dugaan kuat tersebut adalah Komisaris PT BSP, yakni Hendrisan, yang juga menjabat sebagai asisten II Setdakab Siak Siak serta juga merupakan orang kepercayaan Calon Bupati Siak nomor urut 3, Drs, H, Alfedri.

“Intinya memang perbaikan jalan dengan base 100 meter ini memang tujuan politis, ini tak bisa dipungkiri, sebaiknya diusut tuntas,” katanya. 

Anggota DPRD Siak Jon Faber sangat menyanyangkan sikap Alfedri -Hunsi Merza dalam menjalankan strategi politiknya. Ia menyebut cara-cara yang dilakukan Alfedri -Husni dengan menggunakan BUMD pada saat kampanye ini adalah strategi yang tak bermoral. 

“Ini sangat jauh dari nilai-nilai demokrasi, sarta nilai etika. Seharusnya dia tidak memanfaatkan BUMD untuk kepentingan politiknya,” katanya.

Jon Faber mengatakan, aparat penegak hukum harus megusut tuntas niat terselubung dari pihak yang bermain. Ia juga meminta agar mengusut inisial H sebagai orang yang menyuruh BUMD untuk menurunkan alat berat. 

“Saya mengimbau kepada masyarakat agar jangan terpengaruh dengan cara-cara politik kotor seperti itu, kita harus memilih pemimpin yang bersih,” tutupnya.***